*Produk Minuman Kekinian Buatan Warga Binaan Lapas Metro, Kalapas Tetra Destorie: Ini Bekal Skill Masa Depan*
*METRO, Lampung* — Dari balik tembok Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Metro, lahir produk minuman kekinian yang tak kalah dengan kafe-kafe di luar. Kopi Susu Aren (Kopsu Aren) dan Matcha Latte yang kini dipasarkan merupakan hasil karya warga binaan binaan melalui program pembinaan kemandirian.
Produk tersebut terlihat dipajang di meja Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Tetra Destorie, Senin (27/10/2026). Empat botol minuman dengan label KOPSU AREN dan MATCHA LATTE menjadi bukti nyata transformasi Lapas sebagai lembaga pendidikan keterampilan.
Tetra Destorie menjelaskan, produk minuman ini adalah hasil dari pelatihan *Manual Brewing Coffee and Latte Art* yang diikuti 30 warga binaan. Program tersebut digelar selama 5 hari kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Lampung.
"Sebanyak 30 warga binaan, 15 orang kita bekali budidaya lele dan 15 orang lagi barista. Kami pilih kopi dan lele karena pasarnya jelas dan berkelanjutan. Setiap orang suka kopi, setiap beberapa meter ada penjual lele," ujar Tetra.
Menurut Tetra, tujuan utama bukan sekadar membuat produk, tetapi menumbuhkan kepercayaan diri bahwa warga binaan mempunyai skill yang bisa dipakai setelah bebas.

"Sertifikat pelatihan ini diakui oleh Kemnaker dan Disnaker. Jadi saat mereka kembali ke masyarakat, mereka tidak hanya membawa ijazah, tapi keahlian barista yang bisa langsung buka usaha. Kami ingin Lapas menjadi value creator, bukan hanya cost center," tegasnya.
Meski anggaran makan warga binaan hanya sekitar Rp 15.000 per hari, lanjut Tetra, hal itu tidak menghalangi kreativitas untuk tetap produktif.
Saat ini, produk Kopsu Aren dan Matcha Latte hasil karya warga binaan Lapas Metro mulai mendapat kepercayaan dari pegawai dan tamu Lapas, bahkan sudah dipesan untuk kegiatan-kegiatan resmi.
"Kita ajarkan dari proses meracik, pengemasan, hingga cara menjual. Harapannya, ketika mereka keluar nanti, mereka sudah siap jadi wirausaha mandiri," tutup Tetra.(Del)
